Kamis, 24 Desember 2009

Bearn





Designation: Bearn
Classification Type: Conventionally-Powered Aircraft Carrier
Ship Class: Bearn-class
Country of Origin: France
Initial Year of Service: 1927
Number in Class: 1


Kapal induk Perancis Bearn dibuat dari hull kapal perang Prancis kelas-Normandie dan dirancang sebagai sebuah kapal induk eksperimental dari awal. Muncul pada waktu yang relatif damai, kapal dioperasikan di bawah samaran hingga mendapat tekanan untuk dioperasionalkan secara penuh sebagai kapal induk tempur saat invasi Jerman di Perancis. Mati-matian untuk membendung invasi dengan resiko apapun, pemerintah Perancis menggali dalam untuk menemukan cara mensuksekan sistem pertahanan Perancis meskipun berarti harus memakai sistem yang sudah usang dan maupun kalah kelas yang diawaki oleh personal, tanpa pesawat atau taktik untuk memenuhi permintaan.

Tata letak Bearn terlihat konvensional pada masa itu. Island-nya terletak di bagian depan samping kanan dan memiliki cerobong asap, derek kargo dan tiang komunikasi utama ke dalam rancangan. Geladak penerbangan memakai hampir semua ruang di bagian atas yang tersedia dan memiliki setidaknya tiga elevator pesawat di bagian depan, belakang dan tengah kapal. Tenaganya diberikan oleh 2x turbin bergigi Parsons dan 2x turbin perluasan tripel reciprocating ( yang berasal desain kapal kelas Normandie) memberikan 36.200 shp dengan kecepatan maksimum 21,5 knot. Awaknya dapat terdiri dari antara 865 dan 875 personil sesuai keperluan dan dapat membawa antara 35 dan 40 pesawat terbang dari berbagai jenis. Persenjataannya merupakan gabungan dari sistem ofensif dan defensif, 8 x meriam 155/50mm, 6 x meriam anti pesawat 75/50mm dan 4 x tabung torpedo anti-kapal 550mm. Pada 1935, persenjataannya diperbaiki, termasuk 8 x meriam anti pesawat 37mm dan 16 x senapan mesin anti pesawat 13.2mm. Pada 1944, perbaikan senjata lanjutan yang terdiri dari 4 x senjata utama 5" DP (Dual Purpose), 24 x meriam anti pesawat 40mm dan 26 x meriam anti pesawat 20mm.

Selama Perang Dunia Kedua, Bearn memberikan peran yang relatif kecil dalam menghadapi Jerman langsung, dengan tindakan yang paling penting adalah saat perburuan dari Admiral Graf Spee bersama dengan AL Inggris yang sementara berbasis dari Brest. Namun, kapal ini diturunkan perannya menjadi kapal transportasi pesawat terbang (kecepatannya yang lambat secara keseluruhan mengharuskannya menjalankan peran sekunder) dan sebagai tempat pelatihan pilot AL sesuai kebutuhan. Dalam satu contoh peran ini, Bearn melakukan pengangkutan persenjataan dari AS untuk keperluan Perancis. Pada saat itu, Perancis telah mengkapitulasi invasi Jerman dan Bearn telah efektif dilantarkan. Dengan dukungan dari Amerika Serikat, Bearn bermarkas di pulau kecil Karibia di Martinique, dalam upaya menjaga dia dari ancaman Jerman.

Walaupun dia dikategorikan sebagai kapal induk, Bearn secara keseluruhan kalah kelas pada Perang Dunia 2. Dia tetap menjalankan tugas transportasi dan tidak pernah benar-benar digunakan sebagai platform ofensif. Bagaimanapun juga, Bearn tetap berguna dan dan mempunyai peran penting-walaupun yang lebih tertinggal-memastikan kemenangan Sekutu di Eropa. Cerita terus berjalan dengan sebagian besar kapal yang berkaitan dengan Perang Dunia 2, Bearn beroperasi dalam waktu yang singkat setelah perang, terutama sebagai platform pelatihan dan depot samudera, serta selama keterlibatan Prancis-Indochina.

Pembuatan Bearn dimulai pada 1914 di bawah La Seyne dan diluncurkan pada 1920. Bearn beroperasi secara resmi pada tahun 1927 sampai 1967, dia dibongkar dan menjadi rongsokan. Namanya dilepas pada tahun yang sama.





Specifications: Bearn

Dimensions:
Length: 599ft (182.58m)
Beam: 88ft (26.82m)
Draught: 31ft (9.45m)

Performance:
Surface Speed: 22kts (25mph)
Submerged Speed: 0kts (0mph)
Range: (14,824km)

Structure:
Complement: 875
Displacement: 28,400tons

Power:
Engine(s): 2 x Shaft Parson geared turbines and 2 x Shaft reciprocating turbines delivering 36,200shp.


Weapons Suite:
Initial:
8 x 155/50mm cannons
6 x 75/50mm anti-aircraft cannons
4 x 550mm torpedo tubes

1935 Addition:
8 x 37mm anti-aircraft cannons
8 x 13.2mm anti-aircraft machine guns

1944:
4 x 5" Dual Purpose (DP) main guns
24 x 40mm anti-aircraft cannons
26 x 20mm anti-aircraft cannons

Air Arm:
40 aircraft of various makes.


Diterjemahkan secara bebas dari: www.militaryfactory.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar