Rabu, 05 Juni 2013

Type 69/79

TYPE 69/79 


Type 69 (foto: http://www.sinodefence.com)

Type 69 (kode pabrik WZ121) dan Type 79 adalah dua model MBT buatan China. Keduanya merupakan pengembangan lanjut dari Type 59 (copy dari T-54A milik Soviet), mereka adalah MBT pertama yang dikembangkan secara independen oleh China. Lineage mereka terlihat dari jarak yang menonjol antara roda pertama dan kedua. Penyempurnaan model ini termasuk mesin baru, komputer balistik dan laser rangefinder. Type 69 secara umum identik dengan Type 59/T-54A secara penampilan, tetapi ditambah dengan dual-way stabilisation dan penglihatan malam buatan lokal. Versi Type 69 selanjutnya memakai teknologi Barat termasuk meriam rifled 105mm milik Inggris dan sistem kendali penembakan terkomputerisasi, versi ini dikenal sebagai Type 79. MBT ini dioperasikan oleh China dan diekspor ke negara-negara Asia, Afrika dan Timur Tengah dalam jumlah yang besar.



SEJARAH 

Setelah putusnya hubungan Sino-Soviet, Uni Soviet menarik staf teknis dan pendukung mereka yang berada di industri militer China. 617 Factory (Inner-Mongolia First Machine Group Co Ltd) milik China ditugaskan untuk menyempurnakan desain T-54A (Type 59) pada 1963, yang kemudian diberi nama Type 69. Tetapi program berjalan lambat karena kesulitan teknis dan kekacauan sebagai akibat dari “Culture Revolution” ada akhir 1960an. PLA tidak puas dengan versi ini, dan akhirnya tidak diproduksi.

Pada Maret 1969, selama pertempuran antara PRC dan Uni Soviet di sepanjang sungai Ussuri di Damansky Island, pasukan China berhasil merampas T-62 milik Soviet. Tank ini dipelajari secara hati-hati oleh teknisi China. Penglihatan malam dan komponen lainnya ditiru dan diintegrasikan ke desain Type 69. Type 69 akhirnya disetujui untuk finalisasi desan pada 1974.

Dibandingkan dengan Type 59, Type 69 memiliki meriam smoothbore 100mm yang memiliki dual-axis stabilisator buatan lokal, yang mampu menembakkan amunisi APFSDS. Tank juga memiliki sebuah laser rangefinder dan IR searchlight. Akan tetapi, di masa itu, tank sudah ketinggalan jaman jika dibandingkan dengan tank yang digunakan Soviet dan Barat. Selain itu, performa meriam smoothbore 100mm juga tidak memuaskan. Varian dasar Type 69 hanya terlihat beroperasi pada jumlah yang sangat terbatas pada akhir 1970an, dan kemudian ditarik dari tugas.

Type 69-II diperkenalkan pada 1982, memiliki meriam rifled 100mm yang dikembangkan dari Type 59, sebagai pengganti dari meriam smoothbore 100mm. Varian ini juga memiliki mesin diesel yang lebih kuat. Produksi tank Type 69-II selanjutnya, diberi rubber track skirt dan rak penyimpanan di turret. Desain ini terbukti sangat sukses di pasaran ekspor, dengan lebih 2.000 unit terjual ke negara-negara berkembang. AD Irak dilengkapi dengan lebih dari 1.000 Type 69 pada pertengahan 1980an, kebanyakan darinya dihancurkan selama Operation Desert Storm 1991 dan Operation Iraqi Freedom 2003.

Hubungan antara China dan Barat menghangat pada 1980, dan China dapat mengimpor beberapa teknologi Barat untuk menyempurnakan sistem persenjataan mereka. Type 69 diupgrade dengan sistem Barat seperti Marconi FCS, dan meriam L7 105mm dari dari Inggris. Versi baru ini diberi nama sebagai Type 79 (Type 69-III), yang merupakan tank terakhir dari pengembangan MBT generasi pertama China. MBT ini mulai beroperasi pada akhir 1980an.

Type 69 dan Type 79 menjadi MBT pertama yang dikembangkan secara independen oleh China. Akan tetapi, Type 69 tidak diterima secara formal oleh PLA hingga 1982, dan hanya pada jumlah terbatas. PLA tidak puas dengan performa Type 69, tetapi ironisnya, MBT ini menjadi salah satu kendaraan lapis baja terbaik China di pasar ekspor.

Diperkirakan, beberapa ratus Type 69 dalam berbagai model dikirim ke PLA. Sebagai tambahan, hull dari tank ini digunakan sebagai casis armoured combat and support vehicles, termasuk Type 84 armoured recovery vehicle (ARV), Type 84 mechanical bridge, PGZ88 dual-37mm self-propelled AAA, GSL130 mines sweeper, dan GCZ110 multifunctional vehicle.

Kemudahan, kekokohan dan rendahnya biaya tank membuat mereka sangat menarik di pasar ekspor, dan China menjualnya kepada dua belah pihak selama Perang Iran-Iraq. Banyak dari tank ini digunakan Sadam Hussein selama Perang Teluk dan Perang Irak 2003.

Type 69 milik Myanmar dilaporkan bertempur melawan tank M60A3 milik Thailand pada 2001 di perbatasan memperebutkan pos perbatasan 9631, walaupun tidak ada laporan jelas mengenai korban tank di kedua belah pihak.

Baik Type 69 dan Type 79 memiliki hull dan turret yang nyaris identik dengan Type 59. Perbedaannya hanya pada penggunaan teknologi yang lebih baik yang diperoleh dari tank rampasan musuh maupun pembelian teknologi. Pada pertengahan 1980an, China memiliki keahlian untuk mulai bereksperimen mengembangkan tank domestik yang bukan berdasar dari keluarga Type 59/69/79, dan pada 1990an China mulai memproduksi tank yang benar-benar modern.

Saat ini, hanya sekitar 200 Type 69/79 yang masih di inventaris PLA, kebanyakan digunakan untuk latihan atau cadangan. Type 69/Type 79 digantikan dengan Type 96 dan Type 99 yang lebih baru.


Masa Tugas di Irak

Type 69 yang hancur saat Invasi Irak 2003 (Foto: wikipedia.org)

Selama 1980an, China dilaporkan menjual ratusan Type 59 dan Type 69 ke Irak. Pada Perang Teluk 1991, analis Barat mengklaim bahwa Irak mengupgrade beberapa Type 69 dengan meriam 105 mm, sebuah mortar 160 mm dan meriam 125 mm dengan pengisi amunisi otomatis. Kesemuanya diperkuat dengan lapisan baja frontal di plat glasis. Semua versi ini dikenal sebagai Type 69-QM. Dilaporkan selama Perang teluk 1991, unit Type 60 Irak bertempur lebih keras daripada unit elit Garda Republik, yang dilengkapi dengan MBT T-72. Sebuah penjelasan yang munkin adalah bahwa Saddam memerintahkan Garda Republik untuk mempertahankan kekuatannya, sambil menerjunkan keseuruhan pasukan yang dilengkapi Type 69 yang lebih inferior ke garis depan.

Berdasarkan laporan pertempuran dari Invasi Irak 2003, Type 69-QM digunakan oleh Irak untuk mempertahankan Nasririyah pada Maret 2003, sebagian besar dari mereka digunakan sebagai artillery pillboxes. Mereka merupakan pelaku utama dalam penyergapan 507th Maintenance Company dan Charlie Company dari 1st Battalion, 2nd Marines Amerika Serikat, sebelum helikopter AH-1 Cobra menghancurkan tank-tank Irak. Dua Type 69 menghancurkan paling tidak empat kendaraan 507th Maintenance Company, di antaranya sebuah truk yang ditabrak oleh sebuah tank. Empat Type 69 yang disembunyikan di balik bangunan, menyerang Charlie Company dari 1st Battalion, 2nd Marines, mengakibatkan kelumpuhan beberapa AAV (Amphibious Assault Vehicle). Beberapa Type 69/79 yang tidak berfungsi untuk pertempuran digunakan sebagai umpan/perangkap atau hanya sebagai objek rintangan.




FITUR DAN DESAIN 


Type 69-II dengan meriam 100mm dan Side Skirt (Gambar: www.globalsecurity.org)

Type 69 memiliki penampilan dan performa umum yang mirip dengan Type 59, dengan bentuk turret “setengah-telur” ciri khas gaya Soviet . Tank memiliki lima road wheels besar di setiap sisinya, dengan rubber track skirt. Varian awal Type 69 juga dapat diidentifikasikan dari IR searchlight besar yang terpasang di sisi kanan meriam utama dan sebuah laser rangefinder yang terpasang di atas meriam utama. Type 69 juga dapat dibedakan dari Type 59 dari posisi headlight: Type 59 hanya memiliki satu headlight yang terletak di bagian depan kanan hull, sementara Type 69 memiliki dua headlight yang terletak di track wing.

Tank memiliki empat awak. Pengemudi duduk di sisi kiri depan hull, sementara loader, penembak dan komandan berada di turret. Loader berada di sisi kanan meriam utama, sementara penembak dan komandan berada si sisi kiri secara tandem. Loader bertanggung jawab untuk mengoperasikan senapan mesin anti pesawat 12.7mm yang terpasang di atap turret. Pengemudi memiliki tiga blok periskop untuk penglihatan ke depan. Periskop tengah dapat diganti dengan sebuah periskop low-light (jarak penglihatan 50m). Baik penembak maupun komandan memiliki penglihatan malam low-light dengan jarak pandang (gunner 600~800m; commander: 400~600m).


Persenjataan

Versi awal Type 69 dilengkapi dengan meriam smoothbore 100mm. Tank dapat membawa 44 amunisi (10 lebih banyak dari Type 59), terdiri dari 13 APFSDS), 13 high explosive fragmentation (HE-FRAG), dan 18 high explosive (HE). Meriam memiliki jarak jangkau maksimum 1,736m. Meriam ini terbukti gagal dan kemudian digantikan dengan meriam rifled 105mm pada varian selanjutnya.

Type 69-II dilengkapi dengan sebuah meriam rifled 105 mm Type 69-II,dengan peralatan kendali penembakan dan penglihatan malam yang lebih simpel.

Type 69-III/79 dilenhkapi dengan meriam rifled 105mm Type 83-I. Meriam ini merupakan turunan dari meriam L7/Type-81 dan mampu menembakkan amunisi APFSDS, HEAT, dan HEAT-FRAG.

Persenjataan tambahan termasuk sebuah senapan mesin koaksial 7.62 mm (dengan 3,000 amunisi) dan sebuah senapan mesin anti-pesawat 12.7 (dengan 500 amunisi) yang terpasang di kupola komandan.

Sistem kendali penembakan milik Type 69-II termasuk laser rangefinder TLRLA, komputer balistik BCLA, gunner sight TGSA, dan stabislisator dual-way.


Proteksi

Wheel dan track dilindungi oleh rubber hull skirt. Tank menggunakan steel armour pada hull dan turret. Tebal lapis baja bagian depan turret adalah 202mm, dan pada bagian depan hull 100mm. Perlindungan lapis baja pada turret dan hull terbukti kurang memadai selama Perang Teluk 1991, ketika meriam 120mm Sekutu dengan mudah menembus lapis baja bagian depan tank. Pada beberapa varian, turret dipasangi dengan rak penyimpanan tambahan sebagai pelindung tambahan dari proyektil HEAT. Asap dapat dihasilkan dengan menginjeksikan bahan bakar diesel ke exhaust mesin. Varian selanjutnya dilengkapi dengan peluncur granat asap.


Propulsi

Berat tempur Type 69 adalah 36.5 ton (Type 79: 37.5 ton). Varian awal memiliki mesin diesel turbocharged berpendingin cairan yang menghasilkan 580 hp, sementara Type 79 memiliki mesin 2150L-7BW berpendingin cairan yang menghasilkan 730 hp.



VARIAN 

Purwarupa

Type 69 – Purwarupa berbasis hull Type 59, dilengkapi dengan mesin diesel 580 hp baru, meriam smoothbore Type 69 100 mm, IR searchlight, dan laser rangefinder.
Type 69-I – Purwarupa yang menggabungkan teknolohi dari T-62 milik Soviet hasil rampasan perang, seperti Luna IR searchlight system, dan proteksi NBC yang telah disempurnakan.


Varian Produksi
Type 69

Type 69-IIA – Versi produksi pertama yang diperkenalkan pada 1982, dilengkapi dengan: 
· Meriam rifled Type 69-II 100 mm
· Sistem FCS baru dengan: Stabilisator meriam dual-axis TSFC, Gunner sight Type 70, Laser rangefinder TCRLA, Komputer balistik BCLA
· Radio Type 889
· Rubber track skirts
· Rak penyimpanan pada turret
· Peluncur granat asap
Versi ini diekspor secara luas dan diproduksi di bawah lisensi di Pakistan oleh Heavy Industries Taxila (HIT). Type 69-II dikenal sebagai Type 30 di Royal Thai Army.

Type 69-IIB/C – Versi komando dari Type 69-II dengan perlengkapan komunikasi dan powerpack tambahan. Memiliki sebuah long radio aerial dan dua boks penyimpanan di bagian belakang yang berisi kabel dan telepon lapangan.

Type 653 ARV (foto: wikipedia.org)
Type 653 ARV - Armored recovery vehicle yang berbasis casis Type 69. ARV Type 653 tidak dilengkapi turret, tetapi memiliki struktur yang mengontrol sebuah dozer di bagian depan hull dan derek bertenaga hidrolis. Derek ini mampu mengangkat beban hingga 70 ton.


Type 79

Type 69-III (Type 79) – Juga dikenal sebagai WZ-121D, yang merupakan penyempurnaan Type 69-II dengan penggunaan teknologi Barat. Beroperasi dengan PLA sebagai Type 79. Pada 1981, purwarupa pertama telah dimodifikasi sesuai dengan spesifikasi Type 69-III. Dua purwarupa resmi dibuat pada 1983, dilengkapi dengan komponen kunci seperti laser rangefinder. Type 79 mulai diproduksi massal pada 1984, dan dipamerkan kepada masyarakat dalam Parade Ulang Tahun RRC ke-35 pada 1984. 

Type 79 yang dilengkapi dengan meriam rifled lokal Type 83 105mm (Gambar: www.sinodefence.com) 
Penyempurnaannya termasuk:
· Tank China pertama yang menggunakan rubber-padded tracks
· Tank China pertama yang dapat menutup palka secara otomatis ketika ada deteksi NBC.
· Meriam Type 83 105 mm (tiruan dari L7 yang disempurnakan) dengan thermal sleeve yang dapat diganti-ganti
· Penglihatan Inframerah pasif atau sistem pencitraan panas
· FCS Marconi Inggris dengan: Laser rangefinder TLRLA, Komputer balistik BCLA, Gunner sight TGSA
· Mesin diesel berpendingi-cairan Type 79 yang menghasilkan 730 hp
· Type 79 yang dipasangi dengan ERA


Varian Asing

Iraq

Type 69-QM – Juga dikenal sebagai T-55B di dalam AD Irak, merupakan Type 69-II dengan meriam rifled 100 mm standar, tambahan lapis baja di glasis depan, sebuah antena observasi, dan pada beberapa unit dilengkapi dengan mortar 160 mm. Kendraan komando biasanya dilengkapi dengan blok appliqué spaced armour, sama seperti pada Enigma T-55. Diproduksi pada 1986-1988.

Type 69-QM1 - Type 69-II yang diupgrade dengan meriam rifled 105mm dan laser range finder standar NATO. Diproduksi pada 1984-1988.

Type 69-QM2 - Type 69-II yang diupgrade dengan meriam smoothbore 125 mm (L80) standa Pakta Warsawa. Diproduksi pada 1986-1991.


Bangladesh
Type 69-IIG milik Bangladesh (Foto: wikipedia.org)
Teknisi AD Bangladesh menyempurnakan sistem persenjataan dan lapis baja Type 69 agar lebih efektif.
Type 69-IIG – Upgrade dengan modifikasi sebagai berikut:
· Meriam smoothbore 120mm berstabilisator dual-axis (NATO compatible), dengan pengisi amunisi semiotomatis, yang mampu menembakkan ATGM.
· Sistem kendali penembakan (FCS), laser range-finder, penglihatan citra panas, data-link, laser warning receiver baru
· Mesin diesel1,200 hp
· Proteksi ERA, sistem pemadam kebakaran dan set NBC
· Peralatan komunikasi dan navigasi baru (termasuk receiver GPS)
Myanmar 

AD Myanmar memiliki 50 Type-69 dan 80 Type-69-2. Semuanya diupgrade pada 2007.

Penerapan Non-Militer 

Varian sipil dari Type 69/79 digunakan untuk pengembangan tank pemadam kebakaran. Saat ini hanya tiga brigade pemadam kebakaran yang membeli tank jenis ini.



OPERATOR 


Daftar Operator
· Pakistan: 400 Type 69-II
· RRC: 200+ digunakan sebagai unit cadangan dan pelatihan
· Bangladesh: 185-Type-69II Mk.2G dan 65 Type-69II.
· Iran: 200
· Myanmar: 260 (Type 59D dan Type-69 II)
· Thailand: 95 (25 dipensiunkan sejak 2004 karena kekurangan suku cadang sebelum ditenggelamkan ke laut sebagai karang buatan pada 2010.
· Sri Lanka: 20
· Zimbabwe: 10
· Sudan: produksi di bawah lisensi di Sudan oleh MIC, 100 Type-69 l dan 100Type-79

Eks Operator
· Iraq: diperkirakan 1,500 Type 59 dan Type 69 pada 1990, semuanya dihancurkan atau dibuang.



SPESIFIKASI 


Awak: 4
Dimensi: Panjang: 9.125m; Tinggi: 2.4m; Lebar: 3.27m
Bobot Tempur: 36,500-37,000 kg
Rasio Power-to-weight: 15.89 hp/t
Mesin: Diesel 582hp 12150L-7BW (Type 69-II); atau diesel 730hp (Type 79)
Transmisi: Mechanical, planetary
Track: Metallic, varian lebih lanjut memiliki RMSh, dengan rubber-tyred road wheels
Suspensi: Batang torsi
Jarak Jelajah: 420km (Type 69-II), atau 360~400km (Type 79)
Kecepatan: Jalan raya maksimum: 50km/j; Jalan raya: 32~35km/j; Off-road 22~27km/j
Kedalaman Air yang Dapat Diseberangi: 1.4m (tanpa persiapan); 4.8m (dengan snorkel)
Meriam Utama: smoothbore 100mm (Type 69); rifled 100mm (Type 69-II); rifled 105mm (Type 79)
Elevation/depression: +18/-5 derajat
Senjata Tambahan: satu senapan mesin koaksial 7.62mm, satu senapan mesin 7.62mm untuk pengemudi; satu senapan mesin anti-pesawat 12.7mm
Kendali Penembakan: (Type 69) primitif; (Type 79) terkomputerisasi
Radio: radio receive/tansmit A-220 dengan batang antenna, jarak maksimal 16km, atau radio A-220A, atau telepon A-221
Sistem NBC: ya
Peralatan Penglihatan Malam: ya


Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar